PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Proses pembelajaran merupakan suatu
upaya menciptakan kondisi yang memungkinkan siswa dapat belajar. Begitu pula
dengan pembelajaran jasmani yang berarti menciptakan kondisi yang memungkinkan
siswa dapat belajar pendidikan jasmani. Dalam proses pembelajaran jasmani
terdapat berbagai metode-metode pembelajaran guna meningkatkan ketrampilan
khususnya dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani. Semua metode yang
dilaksanakan tidak serta merta langsung berhasil sesuai dengan teori yang ada,
dalam kenyataanya banyak sekali kendala-kendala yang dihadapi untuk menerapkan
metode-metode pembelajaran tersebut. Kendala yang sering di jumpai oleh para
pengajar adalah sarana dan prasarana yang kurang memadai, kondisi siswa yang
kurang memungkinkan, dll.
Tidak ada satu anak manusia yang
diciptakan sama yang satu dengan lainnya. Tidak ada satu anak manusia tidak
memiliki kekurangan. Tidak ada satu anak manusia yang ingin dilahirkan ke dunia
ini dengan menyandang kelainan atau memiliki kecacatan. Koskuensi logis bila
ABK akan menghadapi banyak tantangan dari lingkungan keluarga, masyarakat,
maupun lingkungan pendidikan.
Menurut UU system
pendidikan nasional (SPN) no. 20 tahun 2003 Bab IV Pasal 5 ayat 2 dinyatakan
bahwa warga – warga Negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, intelaktual
dan atau social berhak memperoleh pendidikan khusus. Dengan kurangnya
pendidikan seseorang mengenai pengetahuan, keterampilan ternyata bisa membuat
seseorang tersebut akan kesulitan untuk menempatkan diri dan mengekspresikan
diri.
Siswa-siswa
yang mempunyai kelainan atau cacat sehingga perlu penanganan khusus
dibandingkan menangani siswa yang normal. Dalam pendidikan jasmani penanganan
untuk anak-anak yang mempunnyai kelainan atau cacat biasa disebut dengan pendidikan
jasmani adaptif atau pendidikan jasmani yang disesuaikan.
B. Rumusan Masalah
1. Apa
pengertian pendidikan jasmani adaptif?
2. Apa
Ciri-ciri dari program pengajaran penjas adaptif?
3. Apa
tujuan Pendidikan Jasmani Adaptif?
4. Apa manfaat pendidikan jasmani adaptif?
BAB
II
KAJIAN
TEORI
A. Pengertian
Pendidikan Jasmani Adaptif
Pendidikan jasmani khusus didefinisikan sebagai satu sistem
penyampaian pelayanan yang komperhensif yang dirancang untuk mengidentifkasi,
dan dan memecahkan masalah dalam ranah psikomotor. Pelayanan tersebut
mencakup penilaian, program pendidikan individual (PPI), pengajaran bersifat
pengembangan dan/atau yang disarankan, konseling, dan kordinasi dari
sumber/layanan yang terkait untuk memberikan pengalaman pendidikan jasmani yang
optimal kepada semua anak dan pemuda.
Pelayanan tersebut dapat diberikan oleh seorang spesialis dala
pendidikan jasmani khusus oleh seorang guru pendidikan jasmani yang telah
mendapat latihan khusus untuk melaksanakan berbagai macam tugas.
Secara singkat dapat dikatakan bahawa pendidikan jasmani khusus
adalah satu bagian khusus dalam pendidikan jasmani yang dikembangkan untuk
menyediakan program bagi individu dengan kebutuhan khusus. Ada tiga program
utama dalam pengembangan.
B. Ciri-ciri dari Program Pengajaran Penjas Adaptif
Sifat program pengajaran pendidikan
jasmani adaptif memiliki ciri khusus yang menyebabkan nama pendidikan jasmani
ditambah dengan kata adaptif. Adapun ciri tersebut adalah:
·
Program Pengajaran Penjas adaptif disesuaikan dengan jenis
dan karakteristik kelainan siswa. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan
kesempatan kepada siswa yang berkelainan berpartisipasi dengan aman, sukses,
dan memperoleh kepuasan. Misalnya bagi siswa yang memakai kursi roda satu tim
dengan yang normal dalam bermain basket, ia akan dapat berpartisipasi dengan
sukses dalam kegiatan tersebut bila aturan yang dikenakan kepada siswa yang
berkursi roda dimodifikasi. Demikian dengan olahraga lainnya. Oleh karena itu
pendidikan jasmani adaptif akan dapat membantu dan menolong siswa memahami
keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.
·
Program Pengajaran Penjas adaptif harus dapat membantu dan
mengkoreksi kelainan yang disandang oleh siswa. Kelainan pada Anak Luar Biasa
bisa terjadi pada kelainan fungsi postur, sikap tubuh dan pada mekanika tubuh.
Untuk itu, program pengajaran pendidikan jasmani adaptif harus dapat membantu
siswa melindungi diri sendiri dari kondisi yang memperburuk keadaannya.
·
Program Pengajaran Penjas adaptif harus dapat mengembangkan
dan meningkatkan kemampuan jasmani individu ABK. Untuk itu pendidikan jasmani
adaptif mengacu pada suatu program kesegaran jasmani yang progresif, selalu
berkembang dan atau latihan otot-otot besar. Dengan demikian tingkat
perkembangan ABK akan dapat mendekati tingkat kemampuan teman sebayanya.
Apabila program pendidikan jasmani adaptif dapat mewujudkan hal tersebut
diatas, maka pendidikan jasmani adaptif dapat membantu siswa melakukan
penyesuaian sosial dan mengembangkan perasaan siswa memiliki harga diri.
Perasaan ini akan dapat membawa siswa berperilaku dan bersikap sebagai subyek
bukan sebagai obyek dilingkungannya.
C. Tujuan Pendidikan Jasmani Adaptif
Pendidikan
jasmani khusus diperuntukan bagi mereka yang mempunyai kelainan fisik maupun
psikis, tujuan pendidikan jasmani adaptif tidak lain yaitu untuk memebantu
mereka yang mempunyai kelainan fisik maupun psikis mencapai pertumbuhan dan
perkembangan jasmani, mental emosional dan sosial yang sepadan dengan potensi
mereka melalui program aktivitas pendidikan jasmani bisa dan khusus yang telah
diramcang dengan hati-hati.
Adapun
tujuan khususnya adalah untuk menolong peserta didik mencapai tujuan umum ini
adalah sebagai berikut:
1.
Untuk
menolong siswa mengkoreksi kondisi yang dapat diperbaiki.
2.
Untuk
membantu siswa melindungi diri sendiri dan kondisi apapun yang akan memperburuk
keadaannya melalui aktivitas jasmani tertentu.
3.
Untuk
memberikan kepada siswa kesempatan untuk mempelajari dan berpartisipasi dalam
sejumlah macam olahraga dan aktivitas jasmani waktu luang yang bersifat
rekreatif.
4.
Untuk
menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.
5.
Untuk
membantu siswa melakukan penyesuaian sosial dan mengembangkan perasaan memiliki
harga diri.
6.
Untuk
membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan apresiasi terhadap mekanika
tubuh yang baik.
7.
Untuk
menolong siswa memahami dan menghargai berbagai macam olahraga yang dapat
dinikmatinya sebagai penonton.
D. Manfaat Pendidikan Jasmani Adaptif
Manfaat bagi jasmani
Aktivitas jasmani penting bagi perkembangan maksimal
dari jasmani. Melalui program pendidikan jasmani yang direncanakan dan
dilaksanakan dengan baik pertumbuhan jaring-jaring otot dan tulang dirangsang.
Jasmani anak, khususnya anak yang gemuk, dapat dipengaruhi dengan aktivitas
jasmani.
Manfaat bagi keterampilan gerak
Banyak faktor, termasuk belajar dan latihan,
mempengaruhi perkembangan keterampilan gerak. Guru yang profesional dan
berkemampuan dapat membantu tiap anak mengembangkan secara paling efisien
koordinasi syaraf otot (neuomuscular), keterampilan gerak dan gerak-gerak kreatif.
Manfaat bagi kesegaran
Melalui satu program
pendidikan jasmani yang seimbang, kekuatan tubuh, daya tahan, kelentukan, dan
mobilitas dapat dikembangkan dan dipertahankan, dan dapat membantu anak
mengembangkan tingkat kesegarannya yang optimal untuk kehidupan sehari-hari.
Keuntungan emosional
Sebagian besar dari aktivitas jasmani melibatkan emosi.
Umpamanya, dalam waktu yang relatif singkat, sikap anak dapat berubah dari
sangat kecewa ke kegembiraan. Anak dapat belajar untuk menguasai emosinya dan
perilaku lainnya dengan baik melalui bimbingan dari guru pendidikan jasmani dan
peraturan dalam tiap jenis permainan.
Keuntungan sosial
Pendidikan jasmani dapat membantu anak belajar dengan
cara yang diinginkan untuk berhubungan dengan orang lain, untuk mengembangkan
peran tiap kelamin dengan baik, dan mengembangkan nilai-nilai moral yang
dipandang baik oleh masyarakat. Pendidikan jasmani memberikan kesempatan untuk
interaksi sosial dalam lingkungan yang bervariasi, dan dapat membantu baik anak
berkelainan maupun yang tanpa kelainan belajar menerima perbedaan individual
dari manusia.
Keuntungan bagi kecerdasan
Pendidikan jasmani dapat meningkatkan perkembangan
intelektual. Setiap kali anak berpartisipasi dalam permainan yang disajikan
dalam pendidikan jasmani, olah pikir diperlukan. Sejumlah pakar berpendapat
bahwa tingkat kesegaran jasmani berhubungan dengan pencapaian intelektual,
khususnya kesiapan mental dan konsentrasi.
BAB III
KESIMPULAN
A. Simpulan
Pembelajaran pendidikan jasmani adaptif memang sangat di
perlukan bagi para siswa yang mempunyai kelemahan dalam dirinya. Dalam
pembelajaran adaptif Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dapat mempunyai motifasi
lagi untuk meningkatkan ketrampilan yang dimilikinya sehingga para siswa
tersebut dapat berprestasi. Selain itu Anak Berkebutuhan Khusus dapat
meningkatkan kebugaran jasmani dengan pembelajaran adaptif yang telah
dimodifikasi, dengan kata lain adanya pendidikan jasmani adaptif dapat
meningkatkan kebugaran jasmani Anak Berkebutuhan khusus sama halnya dengan anak-anak
normal lainnya.
B. Saran/Rekomendasi
Karena sangat pentingnya pendidikan jasmani adaptif
khususnya bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), maka para pengajar atau guru
yang bersangkutan harus lebih kreatif lagi, sehingga prestasi dan tingkat
kebugaran Anak Berkebutuhan Khusus dapat setara dengan anak-anak yang normal
http://april04thiem.wordpress.com/2010/10/28/a-definisi-pendidikan-jasmani-adaptif-khusus/ http://guru-penjasorkes.blogspot.com/2011/07/pendidikan-jasmani-adaptif.html


0 komentar:
Posting Komentar